Postingan

ADA BERARTI DIKETAHUI ATAU MENGETAHUI: IDEALISME FILOSOFIS (GEORGE BERKELEY)

Allahumma Sholli Ala Muhammad Wa Ali Muhammad A.     Deskripsi Sebelum kita masuk lebih jauh ke pembahasan Nilai Pengetahuan Berkeley, ada beberapa ungkapana Berkeley yang perlu kita ketahui, diantaranya: 1.       Saya bukan sofis 2.       Saya bukan skeptis 3.       Dari sudut pandang filosofis, semuanya ada 4.       Setiap orang berbeda dalam memberi arti terhadap keberadaan sesuatu 5.       Saya tidak mengakui objektivitas nilai pengetahuan Diawal pembahasan filsafatnya, Berkeley ingin memperjelas posisinya yang berbeda dengan pendahulu-pendahulunya yang memberikan nilai ragu terhadap pengetahuan. Tentang alam, Berkeley tidak berbeda dengan Descartes dan teman-temannya bahwa alam adalah suatu realitas yang tidak bisa dinafikan keberadaannya. Bahkan bagi Berkeley, alam adalah syarat mutlak pengetahuan, karena dari persepsi indra...

SIDENRENG RAPPANG KU: Mengenang Nene’ Mallomo di Ulang Tahun Kabupaten Sidrap yang Ke-672 Tahun

Gambar
Dalam lontara’ bugis, seorang pemimpin dituntut memiliki 4 hal dalam dirinya, yaitu: Maccai na malempu; Waraniwi na magetteng (Cendekia yang jujur; Berani lagi teguh dalam pendirian). Ungkapan ini bermakna bahwa syarat pertama menjadi seorang pemimpin adalah kecerdasan, agar dia tidak membawa rakyatnya pada kegagalan, akibat dari kebodohannya. Namun kecerdasan tanpa kejujuran itu tidak berarti apa-apa, bahkan dapat merugikan orang banyak. Telah banyak kita saksikan di depan mata kita bagaimana orang-orang cerdas telah membodohi orang-orang disekitarnya. Oleh karena itu, seorang pemimpin selain harus cerdas, juga harus memiliki kejujuran yang tinggi. Syarat selanjutnya adalah keberanian, karena percuma orang yang memiliki kecerdasan dan kejujuran tanpa adanya keberanian. Keberanian adalah dasar dari tindakan kita, namun keberanian saja belum cukup tanpa disertai dengan keteguhan dalam pendirian. Maka penyempurna dari ketiga syarat sebelumnya adalah keteguhan dalam pendirian. Orang ...

Konsep Wujud Substantif dan Kopulatif

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Allahumma Sholli ala Muhammad wa ala Ali Muhammad Ketika kita berbicara tentang konsep wujud, ada beberapa pandangan yang kita temukan, diantaranya: Konsep wujud substantif , konsep wujud kopulatif, dan konsep wujud relasional. Struktur Konsep wujud substantif adalah konsep wujud yang melihat bahwa wujud itu memiliki makna yang bebas. Dia tidak terbatas sehingga bisa memasuki semua ruang dan waktu. Pertanyaannya adalah, jika dia bebas, bagaimana kita bisa mentasdiqnya di alam? Jangan sampai wujud itu hanya ada di dalam konsep semata? Sebagian orang menggunakan kata univokal dalam menjelaskan hal ini. Bahwa ada satu makna yang dapat menghimpun banyak kata. Bahwa kesatuan dalam konsep bukanlah meniscayakan kesatuan dalam contoh. Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah bahwa kita harus mampu membedakan antara prinsip logika dengan prinsip filsafat. Prinsip logika hanya mengatur proposisi/atribut mental, sedangkan prinsip filsafat itu juga men...

Kesatuan Konsep Wujud

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Allahumma Sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad Dalam awal pembahasan ontologi, kita telah mengetahui bahwa hal yang terpenting untuk kita perhatikan adalah mengenai konsep dan kata. Maka dari itu dalam pembahasan wujud ini, yang ingin saya bahas terlebih dahulu adalah mengenai konsep kita tentang wujud. Ada beberapa pandangan mengenai konsep wujud ini, diantaranya: a.        Wujud memiliki satu makna Maksud dari kalimat diatas bahwa sebagian orang berpendapat bahwa wujud itu hanya memiliki satu makna, ketika kita lekatkan pada apapun, maknanya tetap sama. Manusia = Pohon = Tuhan b.       Wujud memiliki sejumlah makna Sebagian orang berpandangan bahwa wujud dan esensi tidak bisa dipisahkan, sehingga berdampak pada kesimpulan bahwa wujud itu memiliki banyak makna. Manusia = Manusia Pohon = Pohon Tuhan = Tuhan Manusia # Pohon # Tuhan c.      ...